Manusia dan Kebudayaan
Pengertian Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Pengertian kebudayaan
Pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Unsur
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
* alat-alat teknologi
* sistem ekonomi
* keluarga
* kekuasaan politik
Wujud Budaya:
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
· 1. Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
· 2. Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
· 3. Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat,
dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan.
Wujud Kebudayaan
Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:
· 1. Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci
· 2. Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.
Contoh Kebudayaan
Karena saya keturunan Jawa, saya akan menjelaskan salah satu budaya dari jawa:
Kejawen
Kata “Kejawen” berasal dari kata Jawa, sebagai kata benda yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia yaitu segala yg berhubungan dengan adat dan kepercayaan Jawa (Kejawaan). Penamaan "kejawen" bersifat umum, biasanya karena bahasa pengantar ibadahnya menggunakan bahasa Jawa. Dalam konteks umum, kejawen merupakan bagian dari agama lokal Indonesia. Seorang ahli antropologi Amerika Serikat, Clifford Geertz pernah menulis tentang agama ini dalam bukunya yang ternama The Religion of Java atau dalam bahasa lain, Kejawen disebut "Agami Jawi".
Kejawen dalam opini umum berisikan tentang seni, budaya, tradisi, ritual, sikap serta filosofi orang-orang Jawa. Kejawen juga memiliki arti spiritualistis atau spiritualistis suku Jawa.
Penganut ajaran kejawen biasanya tidak menganggap ajarannya sebagai agama dalam pengertian seperti agama monoteistik, seperti Islam atau Kristen, tetapi lebih melihatnya sebagai seperangkat cara pandang dan nilai-nilai yang dibarengi dengan sejumlah laku (mirip dengan "ibadah"). Ajaran kejawen biasanya tidak terpaku pada aturan yang ketat, dan menekankan pada konsep "keseimbangan". Dalam pandangan demikian, kejawen memiliki kemiripan dengan Konfusianisme atau Taoisme, namun tidak sama pada ajaran-ajarannya. Hampir tidak ada kegiatan perluasan ajaran (misi) namun pembinaan dilakukan secara rutin.
Simbol-simbol "laku" biasanya melibatkan benda-benda yang diambil dari tradisi yang dianggap asli Jawa, seperti keris, wayang, pembacaan mantera, penggunaan bunga-bunga tertentu yang memiliki arti simbolik, dan sebagainya. Akibatnya banyak orang (termasuk penghayat kejawen sendiri) yang dengan mudah mengasosiasikan kejawen dengan praktik klenik dan perdukunan.
Ajaran-ajaran kejawen bervariasi, dan sejumlah aliran dapat mengadopsi ajaran agama pendatang, baik Hindu, Buddha, Islam, maupun Kristen. Gejala sinkretisme ini sendiri dipandang bukan sesuatu yang aneh karena dianggap memperkaya cara pandang terhadap tantangan perubahan zaman.
Jumat, Mei 13, 2011 | | 0 Comments
Manusia dan Cinta Kasih
“satu-satunya logika algoritma yang mustahil untuk diciptakan adalah cara kerja sebuah kasih”
quote by Dennis Aprilla
Cinta Kasih
Cinta merupakan suatu perasaan yang ‘aneh’ yang tak bisa dielakkan bagi manusia ketika sudah mengalaminya. Cinta adalah hasrat untuk melindungi, mengasihi, menyayangi seseorang dengan perasaan yang sukacita dan tak perhitungan. Cinta merupakan hal utama yang bisa membuat manusia bahagia dan berwarna kehidupannya.
Kasih Sayang
Kasih sayang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Cinta Kasih. Hanya saja Cinta Kasih mempunyai kesan yang ‘lebih’ dibanding Kasih Sayang. Walaupun sebenarnya sama, yakni suatu hasrat untuk melindungi, mengasihi, menyayangi seseorang, tetapi objek yang dikenakan pekerjaannya yang berbeda. Kalau Cinta ialah kasih untuk lawan jenis kita, kalau kasih sayang (sebenarnya juga) untuk lawan jenis kita dan orang-orang lain yang kita sayangi seperti keluarga dan teman. Pada dasarnya Cinta kasih dan Kasih sayang sama-sama memberikan Kasih pada orang lain
Kemesraan
Kemesraan ialah kondisi yang muncul ketika manusia memberikan cinta kasih dan kasih sayangnya terhadap orang lain, karena kemesraan merupakan perwujudan kari Kasih Manusia terhadap sesamanya. Kemesraan menimbulkan hal-hal positif bagi manusia yang akan selalu mendekatkan kita satu dengn yang lainnya.
Pemujaan
Pemujaan merupakan suatu perassan Cinta Kasih dan Kasih sayang yang lebih mendalam lagi. Pemujaan ialah suatu keadaan dimana manusia sangat mencintai dan menganggungkan sesuatu. Dan sesuatu disini tidak lain ialah Tuhan kita, yang telah menciptakan dan terlebih dulu mencintai kita bahkan sebelum kita ada di dunia. Cinta kasih dari Tuhan ialah Cinta yang sempurna dan yang sesungguhnya, cinta yang tidak akan pernah habis untuk lebih dari selamanya. Maka dari itulah sudah sepantasnya Manusia sebagai ciptaanNya mencintai lebih dari segalanya, memujaNya lebih dari apapun dalam hidup kita.
Rabu, April 06, 2011 | Label: tugas softskill | 0 Comments
Manusia dan Keindahan
Manusia sendiri ialah suatu objek yang indah, mempunyai ciri khas masing-masing, perbedaan yang saling melengkapi, kelebihan dibalik kelemahan, dan hal tersebut merupakan beberapa dari tak terhingga keindahan yang ada.
Keindahan
Walaupun secara kasar, arti dari keindahan ialah sesuatu yang memberikan kesan baik tersendiri, tetapi sebenarnya keindahan itu relative bagi manusia. Ada yang menganggap kalau benda A lebih indah dibandingkan benda B, Ada juga yang mengatakan kalau Benda A jelek dan Benda C yang Bagus.
Keindahan merupakan sesuatu hal yang memiliki makna tersendiri dan begitu misterius, karena tak ada satu kata pun yang dapat menggambarkan suatu keindahan dari sesuatu tersebut.
Baiklah mungkin kata-kata saya membingungkan, tetapi inilah kenyataanya. Tetapi pada dasarnya Keindahan merupakan sesuatu hal yang selalu dicari manusia, karena sesuatu inilah yang membuat hidup manusia lebih berwarna.
Perkembangan dari Kesenian
Karena suatu keindahan sangatlah berharga bagi Manusia, maka manusia berlomba-lomba untuk mengabadikan keindahan tersebut. Banyak sekali cara untuk mengabadikannya, bisa melalui tulisan, bisa melalui suara, juga bisa melalui gambar. Walaupun berbeda bentuk pengabadiannya tetapi semuanya disebut oleh manusia sebagai suatu Kesenian. Seiring berkembangnya zaman, semua kesenian tersebut menjadi semakin baik, Bahkan kini manusia menggabungkan semua bentuk tersebut menjadi suatu bentuk tunggal yaitu sebuah perfilman. Dan semua ini akan terus berkembang tanpa ada batas.
Aliran-Aliran Kesenian.
Kesenian berasal dari keindahan yang sifatnya relatif, maka kesenian pun juga menurunkan sifat relatif dari keindahan itu sendiri. Cara pandang orang dari suatu keindahan berbeda-beda, maka dari itu cara mengabadikan keindahan tersebut pastilah berbeda-beda pula. Misalnya saja kesenian dari lukisan, aliran dari lukisan sendiri sangatlah banyak, ada yang melukis keindahan dengan lukisan yang abstrak, ada yang objektif, ada yang perspektif, dan lain lain. Begitu pula kesenian dari suara seperti nyanyian, ada yang suka dengan suara yang lembut, ada yang lebih menyukainya dengan suara yang keras. Pada intinya kesenian sangatlah luas dan manusia sendiri akan terus mengembangkan aliran-aliran baru untuk mengabadikan keindahan dengan sebuah kesenian
Renungan, Keserasian, kehalusan
Akhir dari Pengabadian Keindahan dengan sebuah Kesenian adalah cara manusia untuk menatap dan melihat sejenak keindahan tersebut. Dan proses inilah yang disebut oleh Renungan. Manusia akan cenderung lebih suka untuk merenungkan apa yang telah ia lihat. Dengan demikian manusia akan menciptakan Keserasian hidup yang akan membuat kehidupannya menjadi lebih indah.
Rabu, April 06, 2011 | Label: tugas softskill | 0 Comments
Tugas IBD - Manusia
Manusia merupakan satu dari tak terhingga hal di alam semesta yang paling dikasihi oleh Tuhan
Posisi manusia dibanding makhluk lain.
Pada dasarnya manusia hanyalah sebuah makhluk biasa yang tak berbeda dari makhluk lainnya. Tetapi karena begitu besarnya kasih Tuhan, Manusia dijadikan segambar dan serupa dengan-Nya, menjadikan Manusia lebih tinggi derajatnya dari pada makhluk lain, mempunyai Akal Budi, Pikiran, Keinginan Bebas, yang menjadikannya makhluk yang "sempurna" dibanding makhluk yang lain.
Aspek-Aspek Manusia
1. Kelahiran
Merupakan Aspek utama bagi kelangsungan populasi Manusia di muka bumi. Tanpa adanya aspek ini, manusia tidak akan bisa tetap bertahan (exist) di dunia ini. Dalam hal ini manusia akan memulai hidupnya, belajar mengenai sesama, belajar mengenai lingkungan, belajar mengenai dunia. Manusia akan terus menghadapi pilihan dan tantangan dimulai dari ia lahir sampai ia menghadapi kematiannya
2. Kesehatan
Setelah kelahiran, Aspek yang perlu dilihat dalam kehidupan manusia. Karena menjaga kesehatan tentunya sangat mahal harganya, tidak sebanding dengan nilai dari uang seberapa besarpun harganya. tetapi terkadang Manusia sering melupakan bahwa aspek ini sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Banyak sekali kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh manusia tanpa memikirkan tentang kesehatannya
3. Pendidikan
Hal yang membuat manusia berbeda dengan manusia lainnya salah satunya ialah pendidikan. Pendidikan sangatlah penting bagi kehidupan manusia untuk mengalami suatu perubahan dalam dirinya. tanpa Aspek ini, manusia tak akan pernah bisa berubah dan akan terus terbelengu dalam kehidupannya yang kosong.
4. Kematian
Sebagaimana ada pertemuan pasti ada perpisahan. Manusia, tanpa terkecuali, pasti akan mengalami kematian. Ini adalah titik akhir dari perjalan kehidupan yang indah yang dijalani oleh manusia tersebut. Secara alamiah alam, tentunya kematian diperlukan untuk menjaga keseimbangan bumi, jika kematian tidak ada, tentunya bumi akan dipenuhi oleh Manusia.
Daya Manusia
Daya Manusia (Human Resources) merupakan suatu Nilai atau potensi yang terkadung dalam diri manusia. Nilai ini bisa didapatkan Manusia dengan terus belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah ia perbuat. Semakin banyak pengalaman, dan intuisi dari Manusia semakin besar Daya Manusia tersebut.
Walaupun begitu, banyak manusia-manusia yang menyalah-gunakan Daya Manusia tersebut. Mereka yang pintar, dan cerdas, malah justru banyak yang merusak dan menghancurkan kehidupan di bumi. Daya Manusia sangatlah kuat, maka dari itu selama hidupnya, Manusia harus diajarkan moral dan agama, agar Daya yang terkandung dari diri Manusia tersebut tidak disalah-gunakan.
Tipologi Manusia
Tipologi artinya kajian tentang tipe atau jenis. Tipologi Manusia berarti pengetahuan tentang tipe-tipe manusia. Manusia bisa dikelompokkan berdasarkan kepribadiannya yang tersusun atas faktor karakter, bakat, watak. dan lain sebagainya. Manusia sangat beragam, Manusia mempunyai karakter-karakter yang unik. Maka dari itu perlu di kaji tentang karakter-karakter yang dimiliki oleh Manusia. Psikologi merupakan salah satu pelajaran yang mempelajari kajian tersebut.
Selasa, Maret 01, 2011 | Label: tugas softskill | 0 Comments
BERAT atau MASSA ?
artikel ini sedikit menyimpang dengan apa yang sudah diposting sebelumnya, yakni sedikit mengarah ke bidang Fisika, dari pada Sosial. tapi mari kita hubungkan sedikit tentnag maslah yang satu ini
BERAT atau MASSA ?
"Hey, berat kamu sekarang berapa?", "kemarin kutimbang 60 kg", begitulah kira-kira yang sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari ketika kita menanyakan berat badan seseorang.
tentunya sangatlah mudah bagi kita untuk mengetahui berat badan kita, karena jaman sekarang kita bisa menggunakan timbangan berat badan untuk mengukurnya. cara kerjanya pun mudah, yakni cara menginjak timbangan tersebut dengan dua kaki, lalu jarum timbangan akan bergerak dan berhenti di suatu angka, dan angka yang ditunjukkan timbangan itulah berat kita. kalau menunjukkan angka 60 berarti berat kita 60 kilogram.
ok kita ambil satu kesimpulan dulu disini yakni.
saya menimbang dan saya mendapatkan angka 60, berarti berat saya adalah 60 kilogramSekarang, kita beralih ke ilmu Fisika. Di dalam ilmu Fisika, Berat adalah suatu perkalian dari sebuah Massa (kg) dengan percepatan gravitasi (m/s^2) didalam sistem tersebut. dan satuan dari berat ialah kg m/s^2 (kilogram meter per sekon kuadrat) atau nama lainnya adalah Newton. Jadi dalam ilmu Fisika jelas bahwa istilah Massa dan Berat sangat berbeda. Berat akan berubah jika berada dalam ruang yang mempunyai percepatan gravitasi berbeda, sedangkan Massa selalu tetap dimanapun benda tersebut berada. Jadi ketika suatu benda di bumi dengan massa 10 kilogram akan memiliki berat sebesar 100 Newton (pembulatan dari percepatan gravitasi = 10 m/s^2), dan akan membunyai berat yang berbeda di bulan karena bulan memiliki percepatan gravitasi yang lebih kecil.
lalu kita ambil satu kesimpulan lagi yakni
berat (yang dinyatakan dalam Newton) saya akan berubah jika berada dibulan.nah mulai menjadi kerancuan antara bahasa sehari-hari kita dengan bahasa dalam Fisika. dari dua kesimpulan yang telah kita ambil diatas menyinggung satu dengan lainnya. berat dalam kehidupan sehari-hari satuannya adalah kilogram, sedangkan dalam ilmu fisika adalah newton.
mari coba kita betulkan percakapan kita dan kita akan menemukan beberapa kesalahan yang lebih kacau lagi. ini adalah beberapa kemungkinan yang tela hsaya simpulkan.
1. oke, kita ngotot kalo berat itu satuannya tetep kilogram.Jadi disinilah letak permasalahan percakapan kita sehari-hari, ada beberapa kemungkinan kesalahan seperti yang telah saya sebutkan diatas. Saya pun mencoba memikir-mikirkan kira kira mana yang paling benar. Awalnya saya mengira kemungkinan nomor 3 adalah yang paling benar. dan entah kenapa saya mendapatkan satu kemungkinan lagi yaitu nomor 4 yang membuyarkan semua pendapat yang telah saya susun.
Berarti kita telah menghancurkan semua rumus mekanika Fisika, karena pada dasarnya semua rumus mekanika Fisika berasal dari persamaan F = m . a
2. karena satuannya kg, berarti harusnya kita ngucapin "Massa kamu berapa?"
tetapi Fisika telah menjelaskan, kalau Massa tidak akan berubah jika kita berada di bulan. Mari kita mengandai-andai, jika kita pergi kebulan dan membawa timbangan kesana, dan kita menimbang tubuh kita disana, menurutmu angka yang ditunjukkan timbangan berubah atau tidak?
3. sok tau, dari yang nomor 2, bisa aja ga berubah. tetapi coba kita pikir, gravitasi bumilah yang akan menyebabkan tubuh kita menekan timbangan lebih besar dari pada kita berada di bulan. Bayangkan kalau kita dibulan kita pasti sedikit melayang-layang. apakah kita tetap bisa menekan timbangan seperti di bumi.
4. iya deh gua nyerah, kalo ditanya berat berapa, jawabnya 60 Newton
ett, tunggu dulu, saya tidak bilang kalau harusnya kalo ditanya berat kita oleh seseorang, kita harus menjawab "60 Newton". satu lagi kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu siapa tau angka yang ditunjukkan oleh timbangan sudah dikalkulasikan menjadi kilogram? kalau ternyata kemungkinan 4 ini benar berarti akan mendukung kemungkinan nomor 2 yaitu jika kita mau bertanya tentang berat seseorang kita harus menguncapkan "Massa kamu berapa?"
oke kita sudah membahas soal kemungkinan-kemungkinan kesalahan, permasalahan percakapan, dan ilmu Fisika kita akan mendapatkan kemungkinan percakapan yang benar. jika saya menimbang tubuh saya, dan mendapatkan angka 60 maka:
1. "Berat kamu berapa?", " 60 kilogram"
jika ngotot tetap yang pertama yang benar
2. "Berat kamu berapa?", "60 Newton"
jika menganggap hanya satuannya saja yang salah dan harus diubah.
3. "Massa kamu berapa?", "6 kilogram"
jika menganggap berat kita 60 Newton, berarti Massa kita adalah 60 dibagi 10 (dari persamaan F = m. a) dan menghasilkan 6 kilogram
4. "Berat kamu berapa?", "600 Newton"
jika menganggap Massa kita yang 60 kilogram, berarti Berat kita adalah 60 dikali 10 (dari persamaan F = m . a) dan menghasilkan 600 Newton.
5. "Massa kamu berapa?", "60 kilogram"
jika menganggap kalau pertanyaannya saja harus dirubah.
Sabtu, Januari 22, 2011 | Label: iseng | 4 Comments